Semoga Tuhan tidak berhenti berbaik hati untuk “KITA”.

Posted: Juli 16, 2013 in Uncategorized

Kini aku berada dalam masa yang cukup sulit dalam perjalanan yg entah kapan akan berakhir ini, aku hanya perlu sikap lapang dada saat orang lain bisa menjalani masa-masa sama halnya seperti ini dengan orang yang dicintai dan mencintainya. aku merasa disudutkan, dikucilkan, diasingkan, dan dikesampingkan dari keramaian ini, aku merasa semua ini mulai membosankan. Dan sialnya aku harus menghadapi ini sendirian tanpa orang yg begitu sangat aku cintai.

Entah kemana perginya dia yang dulu, sekarang hatinya memang tak ada bedanya seperti berangkas yg sebegitu tebalnya dan dilengkapi dengan kunci kombinasi angka numerik, terlalu sulit untuk kemampuanku melihat dan bahkan menebak apa yg ada didalamnya. Apa didalam memang sesuatu yang aku harapkan, atau kebalikannya, atau mungkin hanya sebuah berangkas kosong, yang siap untuk menyimpan benda baru yg bukan milikku.

Ahhhh,,, entahlahh.. Sekarang semuanya terlihat samar-samar, semoga Tuhan tidak berhenti berbaik hati untuk “KITA”.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s