Arsip untuk Oktober, 2012

cinta, menunda kehilangan

Posted: Oktober 28, 2012 in Uncategorized

Membesarkan gelak dan tawa, menebar  riuh beradu riang, dan menganggap semuanya akan baik-baik saja, biar sajalah seperti itu, dari pada semua rasa ini akan hilang walapun sebenarnya ku sangat sadar bahwa jiwa telah gusar, bahkan walaupun hanya untuk sekedar menatap senja yang temaram. Hatiku terlalu letih, untuk menahan sepi yang sekian menindih, meremukkan jiwaku, hingga menyerpih.

Melepasmu dengan segala kehampaan, adalah perih yang tak terbantahkan. Selalu saja membuat jiwaku mendadak lumpuh, jatuh bersimpuh, dan terus terbenam dalam perasaan pilu yang berkepanjangan. Terlalu banyak  guratan luka, setumpuk cerita, namun sedikit sekali mimpi dan harapan yang  tersisa untuk kita.

Rindu akan dirimu yang  dulu itu menyentak, saat hati tengah meretas kenangan kita, yang terlulur santun, lengkap dengan sepucuk kertas, sebotol minuman mineral dan sebuah baju hijau yang masih kusimpan sampai saat ini. Betapa masih merekat dalam ingatan, sepasang mata yang kerap memandang lembut, bibir yang senantiasa senyum  didepan teras rumah, suara yang selalu memanjakan telinga kita, dan dekapan hangat yang selalu mampu menjinakkan setiap lekuk kepenatan. Sungguh, lukisan garis-garis rautmu itu, selalu saja membuat raga ini terasa ngilu, dan saat semua nya itu telah hilang, aku hanya bisa mengerti satu hal, betapa cinta hanyalah menunda kehilangan.

Setelah kau mengenal yang lain, senja seakan dipaksa berlabuh, menyisakan pekatnya malam yang enggan berpendar, sepipun terlalu dingin mengendap disetiap ruas ingatan, sementara hujan, seolah tak ingin terlalu terburu-buru untuk menghapus jejak yang pernah kau toreh, dan musimpun tak ternah mau tua. Aku hanya berani untuk ungkapkan disini, karena aku tak bisa berkata lebih banyak lagi saat rumahku yang kuharap sebagai surgaku disentuh bahkan dikuasai oleh orang lain…

Mengertilah sayang….

*kekasih hatiku tercinta, hida..*